Penularan HIV lewat Nyamuk, Mungkinkah?

Penularan HIV sebagian besar melalui dua hal, yaitu hubungan seksual dengan penderita HIV danĀ  melalui pemakai jarum suntik bersama pengidap HIV. Bagaimana dengan nyamuk? Apakah nyamuk bisa membuat kita terkena HIV/AIDS?Andaikan dalam satu rumah yang terisi 10 orang dengan salah satunya mengidap HIV. Bagaimana kalau seekor nyamuk menggigit si penderita, kemudian menggigit lagi orang lain yang sehat? Apakah penularan HIV bisa terjadi?

Ternyata penularan HIV lewat nyamuk, belum terbukti sampai sekarang. Dan ada beberapa penelitian yang mendukung pendapat ini.

Peneliti dari Universitas Princeton pernah mencoba mengembang biakkan virus HIV langsung ke dalam sistem pencernaan nyamuk. Hasilnya, Virus tersebut tidak bisa berkembang biak. Beda dengan penyakit malaria dan penyakit demam berdarah yang virus/parasit penyebabnya bisa hidup dan berkembang biak di dalam tubuh nyamuk.

Kita perlu bersyukur proses penularan HIV lewat nyamuk tidak memungkinkan. Kalau bisa, wah, tidak terbayangkan, berapa banyak orang yang akan tertular penyakit yang belum ada obat penyembuhnya ini. Beda dengan malaria dan demam berdarah yang sudah ditemukan obatnya. Tapi apa ya alasannya?

Penularan HIV lewat nyamuk

Rupanya kehidupan virus HIV sangat tergantung pada sel T yang terdapat dalam darah manusia. Sel T adalah sel kekebalan tubuh yang paling banyak diserang oleh virus HIV. Setelah virus masuk ke dalam tubuh manusia, maka dia langsung mencari sel T untuk menggandakan diri.

Pada saat nyamuk mengisap darah manusia, tidak ada sel T yang terisap, sehingga virus yang masuk ke dalam tubuh nyamuk akan segera mati. Berbeda halnya dengan jarum suntik yang bisa mengisap darah termasuk sel-sel T yang ada di dalamnya, sehingga jika jarum tersebut bisa menjadi media penularan HIV.

Walaupun ada virus HIV yang terisap masuk ke dalam tubuh nyamuk, jumlahnya juga sangat kecil. Potensi penularan hiv juga terhambat oleh prilaku nyamuk dalam menghisap darah. Setelah menggigit orang dan menghisap darahnya, nyamuk tidak langsung menghisap darah orang lain. Tapi , akan mencari tempat istirahat untuk mencerana darahnya. Virus HIV akan mati di fase ini.

Pengetahuan tentang hal ini, tentu sangat penting untuk menghilangkan kecemasan kita tinggal di sekitar para penderita HIV positif.

Ditulis ulang dari berbagai artikel tentang Penularan HIV

Incoming search terms:

    Apabila ada seekor nyamuk yang menggigit seseorang yang menderita hiv aids kemudian nyamuk tersebut menggigit lagi orang yang tidak menderita hiv aids maka apakah orang tersebut juga akan tertular penyakit hiv aids ?? (1);

StatPress

Visits today: 13