Pengantar Mikrobiologi Pencegahan

  1. Gambaran Umum Mikrobiologi Pencegahan

Mikrobiologi berasal dari bahasa Yunani yaitu micros  yang artinya kecil dan bios  yang artinya kehidupan. Jadi secara definisi, mikrobiologi bisa diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari organisme mikroskopis baik yang berupa makhluk bersel satu (uniseluler), makhluk bersel banyak (multiseluler), maupun makhluk tanpa sel (aseluler). Berdasarkan objek yang dipelajari, mikrobiologi terbagi atas virology, mikologi, parasitologi dan bakteriologi.

Pengantar mikrobiologi pencegahan from Maz Rali Ramzi

Mikrobiologi adalah salah satu cabang ilmu kedokteran yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Begitu banyak penyakit yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia yang berkaitan erat dengan ilmu mikrobiologi. Beberapa di antaranya yaitu tuberculosis, demam berdarah, malaria, influenza, hepatitis, dan sebagainya. Beberapa dekade lalu, penyakit-penyakit infeksi tersebut telah menewaskan ratusan juta manusia. Namun, akibat berkembangnya ilmu mikrobiologi seperti ditemukannya teknik mematikan kuman-kuman dan obat-obat antibiotik, maka perlahan-lahan jumlah kematian akibat penyakit infeksi tersebut menjadi berkurang. Walaupun sekarang penyakit-penyakit tersebut belum benar-benar hilang, namun jumlah kasusnya sudah sangat berkurang secara signifikan.

Saat ini fokus ilmu kedokteran cenderung bergeser ke paradigma baru. Kalau dulu, ilmu kedokteran berfokus ke pengobatan. Prinsipnya, biar bagaimanapun gawatnya penyakit, dipandang tidak jadi masalah selama bisa ditemukan terapi baru. Namun, ternyata penemuan suatu terapi baru tidak selalu ada. Butuh dana besar dan hasil penelitian berupa terapi baru tidak selalu ditemukan.

Akhirnya, terbentuklah paradigma kedokteran baru yaitu kearah pencegahan penyakit. Biar bagaimanapun ganasnya penyakit di lingkungan, itu tidak akan jadi masalah selama tidak masuk ke dalam tubuh manusia. Ternyata prinsip pencegahan penyakit dalam bidang kedokteran bisa menghemat dana ratusan sampai miliaran dolar apabila berjalan dengan efektif. Prinsip pencegahan ini sangat erat kaitannya dengan ilmu mikrobiologi yang akan dibahas dalam makalah ini.

Mikrobiologi Pencegahan adalah istilah yang sangat tepat untuk memfokuskan bidang mikrobiologi yang membahas masalah pencegahan timbulnya penyakit-penyakit dalam proses medis khususnya di rumah sakit. Bidang ini adalah bidang  yang tidak bisa dianggap sepele karena sebagian besar kasus penyakit di rumah sakit berkaitan dengan mikroorganisme. Sebagai contoh, semakin banyaknya luka operasi yang tidak sembuh pada waktunya, semakin lamanya jumlah hari rawat inap di rumah sakit dan banyak lagi. Ini sangat berkaitan dengan bagus tidaknya penerapan ilmu mikrobiologi yang ideal di rumah sakit yang bersangkutan.

Menurut suatu studi, health care-associated infections (HAIs) (infeksi nosokomial) penyakit infeksi yang didapat atau berkaitan dengan pelayanan kesehatan mencakup 5-10 persen angkan kejadian infeksi akut di rumah sakit. HAIs ini cukup meningkatkan tingkat morbiditas dan mortalitas pasien. Di Amerika Serikat, tercatat sekitar 90.000 kematian terjadi setiap tahun. Di Indonesia sendiri, data serupa belum ada. Namun, diperkirakan jumlahnya jauh lebih besar akibat tingkat sterilitas tindakan medis di Indonesia yang jauh lebih rendah dibandingkan negara adidaya tersebut.

Semua rumah sakit idealnya  memiliki sistem pengendalian dan pencegahan infeksi di setiap bagian pelayanan kesehatannya. Harus diakui, bahwa di Indonesia, hal tersebut sangat jauh dari kenyataan yang ada. Mewujudkan sistem pengendalian infeksi itu bukanlah hal sepele, karena begitu banyak standar prosedur yang harus dibuat  dan ditaati dengan disiplin. Di sinilah pentingnya ahli-ahli mikrobiologi yang memang masih sangat kurang di Indonesia untuk membantu terwujudnya sistem mikrobiologi pencegahan yang ideal  di setiap rumah sakit.

Bersambung ke : Peranan Mikrobiologi Pencegahan

StatPress

Visits today: 32

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>