Kuning pada bayi

 

Ikterus (kuning pada bayi) biasanya timbul pada bayi baru lahir dan terjadi diseluruh tubuhnya.

Janin di dalam rahim memiliki kadar eritrosit yang tinggi supaya bisa mengimbangi kebutuhan oksigennya. Setelah lahir, bayi memperoleh oksigen dari pernapasan, maka eritrosit yang banyak tadi tidak lagi dibutuhkan kemudian  dihancurkan. Hati yang belum berfungsi sempurna belum dapat merubah bilirubin I menjadi bilirubin II sehingga bilirubin I ini beredar di dalam darah dan menimbulkan ikterik.

Tanda-tanda kekuningan pada bayi yang normal atau tidak perlu dicemaskan antara lain :

  1. Timbul pada hari 2 dan 3
  2. Menghilang dalam 10 hari
  3. Sklera mata kuning
  4. Warna urine biasa

Jika kuning tidak hilang dalam 10 hari, segera bawa ke fasilitas kesehatan.

 

Cara penanganan kuning pada bayi antara lain:

  1. Beri ASI yang banyak karena dapat merangsang peristaltik usus untuk mengeluarkan mekonium (BAB bayi baru lahir berwarna hitam) sehingga peredaran enteropatik berkurang.
  2. Menyusui sedini mungkin (Inisiasi Menyusui Dini)
  3. Memantau kecukupan ASI
  4. Jemur bayi pada sinar matahari pagi selama 5-10 menit, berfungsi sebagai photoisomerasi, fotooksidasi  yang dapat menghasilkan bilirubin larut dalam air. Sewaktu menjemur bayi, tutup bagian mata dan alat kelaminnya agar tidak terpapar panas secara langsung. Waktu penjemuran bayi yang baik dilakukan sebelum pukul 10.00, setelah dipijat bayi, kemudiandi dinginkan sebentar baru dimandikan.

Sumber : http://artikeltentangkesehatan.com/kuning-pada-bayi-ikterus.html

StatPress

Visits today: 32

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>