Keringat berlebihan, Penyebabnya apa?

Pertanyaan Nay Tak Ingin Disakiti

Met sore dok, saya mempunyai anak usia 6 thn, dia mempunyai keringat yg berlebihan. Apakah itu masih di katakan normal atau tidak nya? cara mengatasi nya bagaimana? terima kasih dok

keringat berlebihanJawaban:

Keringat berlebihan dalam istilah medis dikenal dengan nama hyperhidrosis. Ini biasanya terjadi di tangan, ketiak, atau kaki. Ini bisa terjadi pada seluruh kalangan umur dari anak sampai dewasa, seperti yang terjadi pada anak anda.

Adapun penyebab keringat berlebihan itu bisa primer dan sekunder. Disebut primer kalau penyebabnya berasal dari kelebihan kelenjar keringat dalam tubuh atau sensitivitas saraf simpatis yang berlebihan.

Sekunder apabila disebabkan oleh penyakit-penyakit lain. Ada beberapa penyakit yang sering menyebabkan keringat berlebihan, yaitu hipertiroidisme (gondok), diabetes mellitus, pheochromasitoma, gout, tuberculosis, dan kanker.  Seluruh penyakit ini harus disingkirkan sebelum melakukan pengobatan. Pastikan anak anda tidak terkena penyakit-penyakit tersebut dengan melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium.

Kalau memang sudah dipastikan keringat berlebihannya karena factor primer seperti yang dijelaskan di atas, maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Yang pertama, hindari konsumsi makanan pedas, minuman berenergi, kopi. Bagi orang obesitas, sebaiknya menurunkan berat badan, karena hal itu cenderung memicu keringat lebih banyak disbanding yang memiliki berat badan normal.

Konsumsi makanan dengan nutrisi zink dan magnesium yang tinggi, karena bisa mengurangi produksi keringat. Makanan tersebut di antaranya tiram, kepiting, kuaci biji labu, yoghurt low fat.

Jika hal-hal tersebut di atas tidak bisa membantu, sebaiknya anda menghubungi dokter anda, khususnya dokter spesialis kulit. Ada beberapa hal yang bisa di lakukan. Yang pertama dengan terapi topical. Biasanya akan diberi obat yang mengandung aluminium klorida untuk terapi.

Pada malam hari sebelum tidur, daerah yang terkena dikeringkan terlebih dahulu lalu diolesi dengan larutan aluminium klorida dan ditutup dengan plastik tipis. Keesokan harinya plastik dilepas dan daerah yang terkena dicuci.

Untuk beberapa kasus diperlukan obat antikolinergik seperti propantheline bromide, glycopyrrolate, oxybutynin, dan benztropine yang bekerja dengan cara menghambat produksi keringat

Penggunaan antikolinergik mungkin tidak begitu menarik karena efek sampingnya seperti: refleks dilatasi pupil (mydriasis), penglihatan kabur (blurry vision), mulut dan mata terasa kering, sulit kencing, dan konstipasi.

Untuk kasus yang lebih berat bisa dilakukan tindakan medis berikut:

  • ¬∑Iontoforesis.

    Dilakukan perangsangan dengan arus listrik pada daerah yang terkena. Dengan cara ini kelenjar keringat dilumpuhkan dan pembentukan keringat akan berkurang selama 6 jam sampai 1 minggu.

  • ¬∑Suntikan Botox (racun Botulinum).

Racun ini mempengaruhi ujung saraf dan menyebabkan berkurangnya pengiriman gelombang saraf ke kelenjar keringat sehingga mengurangi pembentukan keringat. Biasanya penyuntikan harus dilakukan beberapa kali dan masa efektivitasnya berlaku selama 1-6 bulan.

  • Pembedahan.

Jika keringat berlebihan hanya terjadi di ketiak, bisa dilakukan pengangkatan kelenjar keringat di ketiak.

Dr. Amrizal

Makassar

Incoming search terms:

    keringat berlebih pada anak (121);keringat berlebihan pada anak (75);penyebab keringat berlebihan pada anak (37);penyebab keringat berlebih pada anak (29);anak keringat berlebih (18);anak keringat berlebihan (13);keringat berlebihan pada anak balita (11);keringat berlebih pada (2);Kringat berlebih pada anak (2);penyebab anak sering berkeringat (2);

StatPress

Visits today: 32

6 thoughts on “Keringat berlebihan, Penyebabnya apa?

  1. Aldhie Suckit

    obat antikolinergik seperti propantheline bromide, glycopyrrolate, oxybutynin, dan benztropine dijualnya pake resep dokter ga? atau mungkin ada di semua apotek.

     
    Reply
  2. Mafahir Asy'ari

    anak sya umur 1,5 tahun Dok, akhir2 ini dia selalu berkeringat terutama disaat kondisi sedang tidur, sepertinya keringatnya tidak wajar ampai bajunya basah, terutama di bagian punggung, sebelumnya dia habis demam, tapi setelah demam turun dia terus berkeringat, mohon penjelasan Dok, ada apa dengan anak saya?

     
    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>