Cara Membuat Judul Penelitian

Judul penelitian, abstrak, dan kata kunci adalah pembuka dari setiap karya ilmiah. Dari sinilah, pembaca melihat karya seorang peneliti secara sepintas, dan kemudian  memutuskan apakah akan melanjutkan membaca karya ilmiah anda atau mencari karya ilmiah lain yang lebih menarik.

Walaupun ketiga komponen ini sangat penting, ternyata masih banyak penulis karya ilmiah terutama penulis pemula yang belum memiliki kemampuan yang memadai untuk membuatnya. Marilah kita membahasnya satu persatu.

Judul Penelitian

Judul adalah hal pertama yang dilihat oleh seorang pembaca karya ilmiah. Bagi seseorang yang tidak terbiasa, menulis judul yang menarik adalah sesuatu yang tidak mudah. Oleh karena itu dibutuhkan pengembangan wawasan dengan cara mengamati sebanyak mungkin contoh-contoh judul yang sudah ada dan juga mempelajari tulisan-tulisan tentang metodologi penelitian.

Judul seharusnya mewakili isi dari keseluruhan karya ilmiah. Jadi dengan membaca judul, orang bisa langsung tahu poin utama yang dibicarakan di dalam karya ilmiah tersebut.

Berikut adalah beberapa kriteria judul penelitian yang baik:

-          Jelas

-          Lugas

-          Mewakili isi penelitian. Judul harus bisa  menggambarkan keseluruhan isi penelitian

-          Tidak mengandung singkatan.

-          Singkat, maksimal 20 kata

-          Bukan pertanyaan, tapi berupa pernyataan

Sebelum mulai membuat judul, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan

  1. Pilihlah judul penelitian yang menarik minat anda.

Ini adalah hal utama dalam memulai sesuatu penelitian. Pilih judul yang sesuai dengan minat anda. Jika anda berminat dalam hal penyakit TBC, jangan pilih penelitian tentang DBD. Rasa kesukaan akan sebuah topik merupakan salah satu pendorong semangat kerja dalam melakukan kegiatan penelitian. Penelitian adalah suatu kegiatan yang membutuhkan waktu yang lama, bisa sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Jika anda tidak menyukai topik yang anda teliti, anda akan merasa terpaksa untuk melakukannya. Bisa jadi penelitian tersebut akan berhenti di tengah jalan.

  1. Pilihlah judul penelitian yang mampu dilaksanakan.

    1. Cukup dana
    2. Cukup waktu

Bisa saja kita punya banyak ide penelitian yang menarik untuk dikembangkan. Tapi kita sering harus bersikap realistis. Apakah kita punya cukup waktu untuk melakukannya? Jangan memilih penelitian yang membutuhkan waktu selesai sampai 5 tahun untuk penelitian S2 anda, karena masa studi S2 Cuma maksimal 2 tahun.

Apakah anda punya cukup modal untuk melakukan penelitian anda? Jangan meneliti sesuatu yang membutuhkan uang sampai 1 milyar jika anda hanya sanggup menyediakan dana 10 juta rupiah.

  1. Data mudah didapat

Penelitian harus bersifat realistis. Kalau kita cuma mengikuti keinginan kita dan tidak disertai penyesuaian diri dengan kenyataan maka kemungkinan besar, proses penelitian itu akan mengalami kegagalan. Pilihlah judul penelitian yang didukung oleh data-data primer dari lapangan dan data sekunder dari kepustakaan yang memadai. Jangan meneliti judul yang jarang dijumpai di lapangan.

  1. Hindari duplikasi judul penelitian

Sebelum membuat judul, usahakan melakukan research di media internet tentang apakah ada penelitian yang berjudul sama dengan yang anda miliki. Orang-orang cenderung mengatakan salah satunya adalah tiruan jika mendapati dua judul yang persis sama. Jika memang terpaksa sama, berilah penjelasan di dalam penelitian anda bahwa penelitian yang anda lakukan sekarang adalah untuk menyempurnakan lebih lanjut penelitian terdahulu atau untuk hal lain.

Bersambung –> Cara membuat abstrak Penelitian

Penulis : dr. Amrizal Muchtar

Incoming search terms:

    judul penelitian itu didapat dari mana (1);

StatPress

Visits today: 32

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>