Berbagi Pengalaman Ujian TOEFL ITP

Ujian Toefl ITP, mungkin belum banyak yang tahu. Kebanyakan orang awam biasanya cuma tahu ujian TOEFL lokal yang beberapa tahun belakangan ini selalu menjadi syarat untuk memasuki suatu seleksi seperti seleksi PNS.

Sebenarnya sudah beberapa bulan lalu saya mengikuti ujian ITP Toefl, tepatnya 13 Juli 2012. Tapi saya merasa, mungkin masih banyak yang belum tapi akan mengikuti ujian TOEFL ITP ini di masa yang akan datang. Jadi saya rasa, pengalaman ini cukup berharga untuk dibagikan.

Hanya orang-orang tertentu yang biasanya mau/terpaksa mengikuti ujian Toefl ITP. Yah, sebabnya adalah biayanya yang relatif mahal dibanding TOEFL biasa. Siapakah mereka? Sebagian besar mereka adalah orang-orang yang mengejar beasiswa ke luar negeri. Tes toefl Biasa/lokal tidak diterima dalam aplikasi beasiswa. Kalau bukan tes IELTS, ujian TOEFL ITP adalah tes minimal yang harus diikuti. Sebagai contoh tes beasiswa DAAD Jerman mensyaratkan hasil Toefl itp minimal 550. Tes beasiswa Prestasi mensyaratkan skor minimal 450.

Waktu itu, saya mengikuti ujian Toefl ITP di Universitas Hasanuddin. Saya baru tahu, saat itu, bahwa diperlukan minimal 20 orang yang mendaftar agar tes TOEFL ITP bisa dilaksanakan. Alasannya klasik. Anda bisa tebak sendiri. Biayanya mengagetkan juga! Saya sudah empat kali ikut ujian Toefl sebelumnya dan biayanya tidak pernah lebih mahal dari ini. Di Unhas, biayanya Rp. 400.000,-. Selidik punya selidik Rp. 250.000,- duitnya lari ke lembaga TOEFL di Jakahhfrta, (mungkin untuk pembelian soal asli), sisanya masuk ke Unhas.

Rupanya, peminat ujian Toefl ITP di Unhas cukup banyak. Hmm, rupanya pengejar beasiswa di kampus ini lumayan juga. Waktu itu tidak sampai 2 minggu, kuota 20 orang sudah terpenuhi. Dengar-dengar sih, di unhas ini ujian toefl itp bisa dilaksanakan dua kali dalam sebulan.

Bagian II
Akhirnya tibalah masa ujian pada tanggal 13 Juli 2012 di Laboratorium Bahasa Universitas Hasanuddin. Saya datang 15 menit sebelum jam 8.00 sesuai dengan yang dijanjikan. Wah wah, seperti biasa, ngaret lagi. Ujiannya baru dilaksanakan pada jam 09.00 wita

Ujian TOEFL ITP ini sangat mirip dengan ujian toefl lokal. Ini terdiri atas

#Tahap 1 : Listening * 50 soal * 30-40 menit
Terdiri atas
* Part A : percakapan-percakapan pendek
* Part B : percakapan-percakapan panjang
* Part C : monolog panjang

#Tahap 2 : structure * 40 soal * 25 menit
* Part A : mirip soal ujian sekolah menengah. Anda diminta memilih jawaban dari empat pilihan jawaban yang disediakan
* Part B : Anda diminta memilih bagian yang tidak tepat dari empat pilihan yang disediakan

#Tahap 3 : Reading * 50 soal * 55 menit
* bagian ini menguji kemampuan anda dalam memahami berbagai jenis bacaan ilmiah. Anda akan diberi sekitar 5 teks bacaan disertai sejumlah pertanyaan yang biasanya menanyakan informasi yang berkaiyan dengan bacaan tersebut

Soalnya sih mirip dengan tes TOEFL lokal. Tapi tingkat kesusahannya menurutku jauh lebih susah. Soalnya benar-benar soal baru yang dikirim dari Pusat TOEFL di Jakarta. Bukan soal yang berulang. Bahkan buku persiapan TOEFL yang kubeli, yang berjudul “TARGET NILAI 600 TOEFL” tidak banyak membantu. Saya jadi benar-benar yakin kalau memang ujian Toefl betul-betul menggambarkan kemampuan/kualitas bahasa inggris seseorang. Jika hasilnya tinggi, berarti memang kualitas bahasa inggris anda baik, demikian pula sebaliknya.

Ada kalimat yang benar-benar sakti dari pengawas yang menciutkan nyali kalau ada niat buat curang. “Bagi yang ketahuan berbuat curang, kami tidak akan menegur. Kami cuma akan catat namanya, dan lembar ujiannya tidak akan diperiksa.”

Satu hal yang membuat kesulitan tersendiri dari ujian TOEFL ini adalah proses pembulatan jawaban di kertas komputer yang juga sangat menyita waktu di durasi ujian yang juga sangat singkat. Banyak orang terkendala disini. Apalagi ada aturan yang sangat ketat, kalau Anda tidak bisa kembali ke pertanyaan belakang kalau anda sudah maju ke halaman depan. Apalagi antar tiga tahapan di atas. Jika anda sudah masuk ke tahap 2, anda tidak diperkenankan lagi membuka tahap 1 walaupun masih ada jawaban kosong di halaman tersebut. Saya pun tidak sempat mengisi beberapa jawaban karena waktu yang sangat singkat.

——- bersambung

Incoming search terms:

    apakah boleh ikut toefl itp beberapa kali (1);tes toefl itp unhas (1);tahap tes toefl itp (1);soal teofl itp berulang (1);Pusat bahasa unhas (1);pengalaman toefl itp dua kali dalam sebulan (1);pelatihan toefl unhas (1);biaya tes toefl pusat bahasa unhas (1);Berbagi pengalaman tes toefl ITP com (1);bagaimana rangkaian tes itp (1);

StatPress

Visits today: 154

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>