Anemia, Makanlah tempe dan tahu

kurang darahPernahkah anda Mengalami kurang darah? Kurang darah atau dalam istilah kedokteran ‘ anemia’ adalah suatu penyakit dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal. Pada orang dewasa laki-laki kadar normal Hb adalah 13-17 mg/dl.  Pada perempuan kadarnya 12-16 mg/dl.

Banyak yang Mensalahartikan kurang darah dengan darah rendah.  Darah rendah tidak ada hubungannya dengan kadar Hb, tapi berhubungan dengan tekanan darah. Jika tekanan darah lebih kecil daripada 90/60, itu berarti darah rendah.

Berikut adalah gejala anemia pada beberapa kalangan umur:

  • Anak-anak :
    1. Menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajar.
    2. Menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan otak.
    3. Meningkatkan risiko Menderita penyakit infeksi karena daya tahan tubuh Menurun.
  • Wanita :
    1. Anemia akan menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah sakit.
    2. Menurunkan produktivitas kerja.
    3. Menurunkan kebugaran.
  • Remaja putri :
    1. Menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajar.
    2. Mengganggu pertumbuhan sehingga tinggi badan tidak mencapai optimal.
    3. Menurunkan kemampuan fisik olahragawati.
    4. Mengakibatkan muka pucat.
  • Ibu hamil :
    1. Menimbulkan perdarahan sebelum atau saat persalinan.
    2. Meningkatkan risiko melahirkan Bayi dengan Berat Lahir Rendah atau BBLR (<2,5 kg).
    3. Pada anemia berat, bahkan dapat menyebabkan kematian ibu dan/atau bayinya.

Untuk mengetahui gejala-gejala anemia, anda bisa melihat gejala-gejala berikut

  • Periksa warna kulit. Apakah warna kulit terlihat sangat pucat? Meskipun memiliki kulit yang berwarna gelap, bibir dan penampakan kulit Anda mungkin terlihat pucat.
  • Gejala umum anemia yang lain adalah sering merasa lelah dan mudah tersinggung. Apakah Anda mengalaminya?
  • Tanyakan pada diri sendiri apakah sering mengalami sakit kepala atau kehilangan nafsu makan. Ini merupakan tanda-tanda awal anemia.
  • Jika menderita anemia ringan, bisa jadi Anda tidak akan Mengalami gejalanya. Jika mengalami gejala, bisa jadi itu tidak terdeteksi atauanda salah mengaitkannya dengan kondisi kesehatan yang lain.
  • Sembelit merupakan salah satu gejala awal anemia, dan bisa terjadi meskipun Anda tidak melakukan perubahan pola diet.
  • Sulit berkonsentrasi merupakan salah satu gejala anemia yang cukup mengganggu. Kesulitan dalam berkonsentrasi dapat mempengaruhi kinerja dan pekerjaan.
  • Perhatikan suasana hati atau mood. Anemia bisa Menimbulkan perasaan depresi.
  • Apakah Anda mengalami sesak napas? Sel darah merah merupakan bagian penting dalam proses pernapasan. Anda bisa mengalami sesak napas jika menderita anemia sedang atau berat.
  • Adanya rasa dingin pada ekstremitas. Telapak tangan dan telapak kaki bisa mengalami kedinginan yang disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk akibat anemia.
  • Merasa lemah dan/atau pusing. Pada kasus yang berat, Anda mungkin merasa sangat lemah untuk bangun dari tempat tidur dan mengalami pusing ketika bangun.

Menurut Institute of Medicine at the National Academy of Sciences, berikut adalah kebutuhan zat besi manusia sesuai umur dan jenis kelamin

  • 0-6 bulan: .27 mg
  • 7-12 bulan: 11 mg
  • 1-3 tahun: 7 mg
  • 4-8 tahun: 10 mg
  • Laki-laki 9-13 tahun: 8 mg
  • Laki-laki 14-18 tahun: 11 mg
  • Perempuan 9-13 tahun: 8 mg
  • Perempuan 14-18 tahun: 15 mg
  • Laki-laki 19-30 tahun: 8 mg
  • Laki-laki 31-50 tahun: 8 mg
  • Laki-laki 51-70 tahun: 8 mg
  • Laki-laki di atas 70 tahun: 8 mg
  • Wanita 19-30 tahun: 18 mg
  • Wanita 31-50 tahun: 18 mg
  • Wanita 51-70 tahun: 8 mg
  • Wanita di atas 70 tahun: 8 mg
  • Wanita hamil 14-50 tahun: 27 mg
  • Wanita menyusui 14-18 tahun: 10 mg
  • Wanita menyusui 19-50 year: 9 mg

Untuk mencegah atau mengobati anemia, anda bisa mengkonsumsi beberapa makanan yang ternyata mengandung kadar zat besi tinggi.

  1. Tempe. Walaupun sering dianggap makanan rendahan, tapi ternyata tempe sangat berguna untuk mengatasi kurang darah (anemia). Untuk memenuhi kebutuhan besi pria dewasa, cukup makan 100 gram tempe tiap hari. Tiap 100 gram tempe, terkandung 9,39 mg zat besi.
  2. Tahu. ‘Sahabat’ tempe ini juga ternyata mengandung zat besi cukup tinggi. Tiap 150 gram tahu, mengandung  2,4-8,0 mg zat besi.
  3. Kwaci biji labu. Mungkin anda tersenyum membaca ini. Kwaci adalah makanan ‘orang kurang kerjaan’. Akan tetapi berdasarkan penelitian di barat. Biji labu kering mengandung zat besi 15 mg per 100 gram.  Jadi sekarang anda punya alasan untuk melanjutkan hobi anda makan kwaci.
  4. Hati hewan. Ini sudah bukan rahasia umum lagi. Sudah banyak yang tahu kalau hati hewan seperti ayam, dan sapi mengandung zat besi dalam kadar tinggi.  Hati ayam mengandung 9,2 mg zat besi per 75 gram. Hati sapi mengandung 4,8 mg zat besi tiap 75 mg.

Itulah makanan-makanan yang bisa kita jumpai sehari-hari yang berguna untuk mengatasi anemia. Ayo kita manfaatkan lebih baik lagi.

Incoming search terms:

    tahu dan tempe untuk kurang darah (1);tempe mengatasi anemia (1);

StatPress

Visits today: 13

2 thoughts on “Anemia, Makanlah tempe dan tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>